Sebelumnya, aku tak pernah tahu definisi pasti dari kata cinta, ataupun jatuh cinta. Tapi mungkin aku sedang merasakannya…
Aku bingung dengan keadaanku akhir2 ini. Karena kurasa, kamu, kamu telah menguasaiku. Seluruh pikiranku hanya tertuju pada kamu, hampir di setiap waktu. Aku juga heran, kenapa kamu gak mau pergi dari otakku. Dan kini, semakin sering aku ingin bertemu dengan kamu. Aku akui, aku mudah sekali suka sama seseorang, tapi aku juga gampang melupakannya. Dan aku sadar, rasa itu hanya sesaat, sangat sebentar. Akupun mengira bahwa rasa yang aku simpan pada kamu ini juga sama dengan yang sebelumnya. Aku kira rasa ini akan segera hilang, bahkan tidak dengan hitungan hari. Tapi ternyata aku menjumpai angka nol yang sangat besar menghadangku saat menganggap rasaku pada kamu sama dengan rasa sebelumnya. Itu artinya aku telah salah. Salah menganggap rasa ini. Terbukti, rasa ini semakin menguat dari hari ke hari. Tak jarang aku menemukan dirku sendiri dalam keadaan melamun tentang kamu. Mikirin kamu. Meski kadang tersiksa, tapi aku menikmatinya. Aku tersiksa jika hanya menjumpai kamu dalam khayalan dan mimpi-mimpi. Namun aku juga tak punya alasan yang cukup kuat untuk bertemu langsung sama kamu. Mungkinkah aku menghampiri kamu secara tiba2, trus ngajak kamu ketemu, tanpa tahu apa tujuannya?
Aku hanya bisa mencuri. Mencuri pandang saat kita ketemu. Meski kurasa itu jauh dari cukup, aku mencoba menikmatinya, seperti menikmati lamunan tentang kamu. Dan sekarang, aku baru tahu jawaban dari pertanyaan ini : “kenapa banyak sekali musisi indonesia bahkan dunia menulis atau membawakan lagu tentang cinta??” Jawaban menurut versiku adalah : “karena cinta itu indah, jatuh cinta juga indah, haha…” Tapi aku sadar, aku ini bukan siapa-siapa. Bahkan aku bisa disebut ‘tak pantas’ buat kamu. Karena aku hanyalah seorang yang lemah, yang baru pertama kali merasakan jatuh cinta. Aku sadar siapa aku. Aku tahu dimana posisi aku dimata semua orang. Aku memang tak pantas mendapatkan kamu. Namamu terlalu indah untuk masuk dalam daftar orang-orang paling dicemooh di sekolah ini. Karena namaku masuk dalam daftar itu, aku telah banyak merasakan sakitnya, yang bahkan sudah menjadi hal biasa buat aku. Karenanya, aku gak ingin kamu merasakannya. Aku ingin melihat kamu bahagia. Karena hanya dengan melihat kamu bahagia itulah, aku juga bahagia. Pernah sedikit terpikir olehku untuk memiliki kamu. Namun, setelah aku benar-benar sadar siapa aku, aku rasa aku tak pantas memimpikan hal itu. Dan kamu, kamu juga pasti enggan bersama orang seperti aku. Huh, entahlah… Satu doa yang selalu kuucap dalam hatiku, semoga kamu selalu bahagia. Dengan siapapun itu. Mungkin kamu gak akan pernah jadi milikku, namun kamu akan ada dalam hatiku, selalu begitu, hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Kini, biarkan aku tetap menyayangimu, dan menyimpan namamu dalam ruang spesial di lubuk hatiku.
Pengagum-mu
——————